
“Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta” (Lukas 7:21).
SAKIT GIGI DATANG DALAM berbagai bentuk dan ukuran; itu dapat berkisar dari suatu rasa sakit yang sedikit menusuk sampai pada rasa sakit berdenyut-denyut yang menyiksa! Sejak pasien yang menderita sakit gigi tiba di kantor saya dalam keadaan yang sangat menyedihkan, keinginannya adalah untuk terbebas dari rasa sakit tersebut. Sering kali mereka tidak peduli dengan apa yang saya lakukan untuk “memperbaikinya.” Mereka hanya ingin rasa sakitnya hilang!
Memberi mereka bantuan sementara itu mudah, tetapi memulihkan gigi sehingga itu dapat berfungsi dengan baik bagi mereka sering kali merupakan proses yang lebih rumit. Jika seorang pasien hanya memilih untuk meninggalkan kantor saya setelah saya menghilangkan rasa sakitnya tetapi tanpa “restorasi,” mereka ditakdirkan untuk kembali lagi dan lagi dengan masalah yang sama. Jika mereka memilih untuk memulihkan gigi mereka sepenuhnya, mereka akan menuai manfaat jangka panjang dari peningkatan kesehatan!
Saat berada di dunia ini, Yesus menunjukkan kepada kita prinsip atas pengobatan pemulihan! Dia memulihkan penglihatan orang buta; memulihkan kaki orang lumpuh berjalan; hidung, jari tangan, dan kaki penderita kusta; darah sehat bagi yang mengalami pendarahan; pergerakan bagi orang lumpuh; pikiran sehat bagi orang gila; dan hidup bagi orang mati. Saya merasa Dia bahkan memberikan gigi yang bagus untuk menggantikan gigi yang busuk dan sakit! Dengan cara sederhana, saya suka membandingkan misi pemulihan-Nya kepada dunia dengan kedokteran gigi yang saya praktikkan setiap hari!
Namun sebelum pemulihan, Yesus (sebagai seorang dokter gigi yang baik), terlebih dahulu mengatasi rasa sakitnya—rasa sakit karena hati nurani yang bersalah, dengan mengatakan, “Dosamu sudah diampuni.” Yesus berbicara kepada saya hari ini dengan cara yang sama, menjanjikan pengampunan—penghilang rasa sakit— sehingga saya dapat melihat dengan lebih jelas apa yang harus saya lakukan untuk mengalami pemulihan! Dalam hidup saya, pemulihan hanya dapat terjadi jika saya bersedia mengakui bahwa saya mempunyai masalah dan saya butuh bantuan.
Terkadang ketika pasien tidak lagi merasakan sakit, mereka menolak untuk mengakui bahwa masalah yang menyebabkan rasa sakit itu masih ada. Mereka mungkin mempunyai lubang yang besar yang disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk, merokok, kebersihan mulut yang buruk, atau sekadar mengabaikannya. Jika mereka tidak mengubah kebiasaan buruknya, rasa sakitnya akan kembali.
Hal serupa juga terjadi dalam kehidupan rohani kita. Jika kita menolak untuk dipulihkan oleh Yesus, Penyembuh yang Agung, rasa sakit kita akan bertambah hingga tak tertahankan lagi. Dengan datang kepada Yesus—**menghabiskan waktu berkomunikasi dengan-Nya setiap hari—**kita dapat diampuni dan dikembalikan kepada gambar-Nya.
Tuhan, pertajamlah indra saya sehingga saya dapat merasakan kepedihan yang cukup untuk bertobat dari pola hidup saya yang tidak sehat dan menerima pengampunan yang menghilangkan rasa sakit serta pemulihan dari Kristus.
JERRY MUNCY
